Bae Cukai Batam, Gagalkan Kapal Cepat Pembawa Rokok& Mikol ilegal

Batam, Gejolak.com– Bea Cukai Batam kembali Menguluarkan Presrellis, terkait sebuah Kapal Cepat Pembawa rokok ilegal dan Mikol, yang diamankan Bea Cukai Batam pada Rabu tanggal 8/6- 2022, lalu.

Kapal Cepat Pembawa Rokok ilegan dan Mikol tersebut di-amankan Bea Cukai Batam, melalui tim Penindakan yang dilakukan Bea Cukai Batam yang berhasil menggagalkan penyelundupan Barang Kena Cukai
(BKC) Hasil Tembakau (HT) ilegal sebanyak 80 (delapan puluh) karton dan BKC Minuman Mengandung Etil
Alkohol (MMEA) sebanyak 58 (lima puluh delapan) karton. Penindakan tersebut dilakukan oleh Bea Cukai
Batam di perairan Kepelauan Riau demekian Presrellis yang dimirimkan kepada redaksi media Gejolak.com, kamis tanggal 16/6-22.

Bacaan Lainnya

Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam dalam menyampaikan dalam Presrellisnya, membenarkan penindakan kapal cepat tersebut.
Undani memaparkan uraian kronologis penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam.

“Pada hari Rabu tanggal 8 Juni 2022 Kapal Patroli Bea Cukai Batam melakukan patroli pada sektor Perairan
Batam dan sekitarnya. Pukul 00.30 waktu setempat, kami mendapat informasi dari masyarakat terdapat
kapal cepat di pelabuhan rakyat yang melakukan kegiatan muat barang yang diduga berupa BKC ilegal,”
Jelas Undani.

” Ia mengatakan Tim patroli Bea Cukai Batam segera melakukan Pendalaman informasi dan di -dapati benar adanya kapal
cepat yang sedang melakukan giat muat yang diduga BKC ilegal.
Dengan cepat, tim patroli Bea Cukai
Batam melakukan pemantauan laut dan segera berkoordinasi dalam upaya mengamankan kapal cepat yang menjadi target tersebut.

” Tepatnya Pukul 04.00 waktu setempat, tim patroli berhasil mengamankan kapal cepat yang menjadi target, namun
untuk nakhoda dan anak buah kapal itu berhasil melarikan diri pada saat kapal cepat kamu dikandaskan.” Ujarnya.
Lebih lanjut Undani mengatakan, Bea Cukai Batam segera melakukan penangkapan, tim patroli Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan
terhadap muatan kapal cepat yang diamankan.
Akirnya setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan BKC ilegal jenis HT dan
MMEA dalam kapal cepat tadi.

” lanjutnya kemudian kapal cepat tersebut diamankan dan dibawa menuju dermaga
Bea Cukai Batam di Tanjung Uncang. ” sambung Undani.

“Barang-barang yang diamankan dari kapal cepat tersebut berupa BKC hasil tembakau dan minuman
mengandung etil alkohol.

“Sebanyak 800.000 (delapan ratus ribu) batang rokok ilegal dan 452.160 (empatratus lima puluh dua ribu seratus enam puluh) milliliter. Estimasi nilai barang yang diamankan sebesar Rp.2.343.080.000 (dua miliar tiga ratus empat puluh tiga juta delapan puluh ribu rupiah) dan potensi kerugian
Negara mencapai Rp. 1.951.687.000 (Satu miliar sembilan ratus lima puluh satu juta enam ratus delapan
puluh tujuh ribu rupiah).”
BKC hasil tembakau ilegal yang diamankan berupa rokok ilegal dengan merek dagang “L” sebanyak 70
(tujuh puluh) karton, dengan total 700.000 (tujuh ratus ribu) batang, dan rokok ilegal dengan merek dagang
“R” sebanyak 10 (sepuluh) karton, dengan total 100.000 (seratus ribu) batang. Pada BKC minuman
mengandung etil alkohol yang diamankan, berupa minuman keras dengan merek dagang “H” sebanyak 10
(sepuluh) karton, dan minuman keras dengan merek dagang “C” sebanyak 48 (empat puluh delapan)
karton.
Hasil yang diamankan oleh Bea Cukai Batam dari kapal cepat tersebut menambah kasus rokok ilegal yang
telah ditindak dan diamankan.Sebelumnya Bea Cukai Batam tercatat hingga April 2022 telah mengamankan
2.322.724 (Dua juta tiga ratus dua puluh dua ribu tujuh ratus dua puluh empat) batang rokok ilegal dan
minuman mengandung etil alkohol sebanyak 700,86 (tujuh ratus koma delapan puluh enam) liter. Di tahun
2021, total kasus rokok ilegal yang berhasil ditindak oleh Bea Cukai Batam mencapai 86 kasus, dengan total
barang yang diamankan mencapai 74,32 juta barang rokok ilegal yang diestimasikan senilai Rp 79,49 miliar
dengan potensi kerugian negara sebanyak Rp 51,81 miliar.

Upaya dalam memberantas rokok ilegal yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam merupakan kegiatan yang
berkesinambungan dari tahun ke tahun. Bersama-sama dengan aparat penegak hukum lain serta
masyarakat, dengan sinergi dan kolaborasi, usaha menekan peredaran rokok ilegal di Indonesia, khususnya
di Batam, akan menjadi semakin optimal.(hum/ekosh).

Pos terkait