Diduga Dinkes Bintan Blokir Kontak HP Atas Ansuran Pinjaman Pegawai

  • Whatsapp
Foto WhatsApp Kepala Dinas Kesehatan Bintan

GEJOLAK.COM – Menindaklanjuti pemberitaan ke dua terkait adanya dugaan bahwa Pegawai Dinas Kesehatan Bintan melakukan pembayaran angsuran pinjaman kredit kepada Bank menggunakan uang APBD Kabupaten Bintan tahun 2021 yang tidak sesuai ketentuan.

Dari hasil temuan LHP BPK Tahun 2021 penyaluran pengeluaran belanja keperluan daerah dalam rangka pelaksanaan APBD Diduga tidak dapat tersalurkan akibat dari pinjaman pegawai dinas kesehatan Bintan kepada pihak Bank.

Bacaan Lainnya

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, BCN Indonesia melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp ke dua kepada Kepala Dinas Kesehatan Bintan terkait temuan adanya dana APBD dipergunakan untuk membayar utang pegawai kepada pihak Bank.

Atas konfirmasi tersebut, Kepada Dinas Kesehatan Bintan mengatakan “Terima kasih atas informasinya Om Mulian Pratama Coba kita telusur, Sehat dan selalu🙏🙏”

Kemudian BCN Indonesia mencoba mempertanyakan penyebab uang APBD Kabupaten Bintan di pergunakan untuk membayar utang ansuran pinjaman kredit pegawai kepada pihak Bank.

Tetapi dalam Konfirmasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Bintan diduga telah memblokir kontak telepon BCN Indonesia, yang mana dalam WhatsApp pertama, Redaksi BCN Indonesia diduga juga telah diblokir oleh kepala Dinas Kesehatan Bintan.

Sementara itu, Ketika BCN Indonesia melakukan pemberitaan pertama, Kepala Dinas Kesehatan Bintan kembali membuka pemblokiran kontak WhatsApp BCN Indonesia, Yang mana bahwa diduga kepala Dinas Kesehatan Bintan telah memblokir Kontak telepon BCN Indonesia sebelumnya.

Pada pembukaan pemblokiran yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bintan, BCN Indonesia mendapat pesan balasan “Terima kasih pemberitaannya Om Sehat selalu🙏”.

Masih kata dia, “Saran BPK kita tidak boleh melakukan setoran pinjaman bank lagi. dan sudah kita ikuti arahan BPK. tahun 2022 sdh tidak ada lagi setoran pinjaman bank pak”.

Yang parahnya lagi, atas pesan tersebut, terlihat sebuah pesan terusan yang diduga dibuat oleh orang lain, Yang terlihat seperti “Diteruskan”.

Akan tetapi dari pesan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Bintan melakukan tanggapan terkait pemberitaan pertama, Sehingga dalam dugaan kepala Dinas Kesehatan Bintan merasa risih atas pemberitaan yang dilakukan oleh redaksi BCN Indonesia.

Sumber: BCN Indonesia

Pos terkait